Batik Garut

Batik Garut

Usaha batik Garut merupakan warisan turun-temurun dan sudah berkembang sejak sebelum masa kemerdekaan. Batik Garut terkenal dengan sebutan batik tulis Garutan yang biasanya berbentuk sinjang atau kain panjang walaupun bisa digunakan juga untuk keperluan lainnya.

Motif batik Garut antara lain motif limar dan merak ngibing (motif ini menggambarkan sepasang burung merak sedang menari). Motif batik Garut yang lainnya adalah bentuk flora dan fauna. Motif khas batik Garut lainnya antara lain motif turih oncom, rereng apel, dan kawung ece. Selain itu, ada motif-motif yang telah mengalami modifikasi dalam batik Garut antara lain lereng udanq, lereng eneng, siku seling, cupat manggu, barong kembang, rereng calung, kumeli bunga, dan lain-lain. Ciri khas warna batik Garut biasanya warna-warna cerah, didominasi warna dasar batik Garut adalah warna krem, biru, dan soga agak merah, kadang terdapat juga warna ungu pada corak batik Garut. Bentuk geometrik juga terdapat dalam ragam hiasan dari batik Garut ini, bentuk ragam hiasan ini mengarah ke bentuk diagonal dan bentuk kawung atau belah ketupat.

Sentra batik Garut sekarang ini terdapat di daerah Garut kota di jalan Papandayan dan Kampung Sisir. Batik Garut mengalami masa kejayaan dengan banyaknya pelaku usaha di bidang batik Garut antara tahun 1967 sampai tahun 1985. Motif batik Garut ada ratusan dan beberapa di antaranya sekarang ini sudah dipatenkan. Kategori untuk batik Garut yang dilakukan oleh pelaku industri batik Garut dibagi menjadi 3 kategori. Ini untuk mempermudah mengenali batik Garut berdasarkan cara pembuatannya. Yang pertama adalah batik Garut berlogo emas yang berarti batik itu batik tulis, yang kedua adalah batik Garut berlogo perunggu yang berarti batik itu batik semi tulis dan yang ketiga adalah batik Garut berlogo perak yang berarti batik itu batik printing.

Batik Garut seperti batik yang lainnya mengalami masa surut karena adanya serbuan batik cap dari negara lain yang lebih murah harganya. Tetapi sekarang ini untuk lebih mengenalkan batik Garut ke masyarakat, pemerintah berpartisipasi dengan mewajibkan pemakaian seragam batik pada hari tertentu di lingkungan pemerintah dan mengadakan lomba seperti lomba busana batik Garut atau lomba desain batik Garut.

www.BatikSolo.asia

Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s